Kolaborasi Bumdes dan Koperasi Merah Putih Pacu Ekonomi Desa di PPU
PENAJAM, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai menerapkan model kolaborasi antara Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan Koperasi Merah Putih sebagai motor baru penggerak ekonomi kerakyatan. Bumdes Telemow di Kecamatan Sepaku kini menjadi proyek percontohan nasional dalam mengoptimalkan potensi desa melalui sinergi permodalan dan unit usaha.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Kukmperindag) PPU, Margono Hadisusanto, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan strategi untuk memperluas akses finansial bagi usaha di tingkat desa. Dengan berkolaborasi, sebuah unit usaha desa tidak lagi hanya bergantung pada satu sumber pendanaan.
"Apabila Koperasi Merah Putih dan Bumdes menjalin kerja sama, unit usaha dapat berkembang pesat karena adanya penggabungan kekuatan modal dan sumber daya," ujar Margono di Penajam Paser Utara, Selasa (27/1/2026).
Skema Permodalan Ganda
Salah satu keunggulan model kolaborasi yang diterapkan di Desa Telemow adalah adanya dua pintu akses permodalan. Bumdes bergerak dengan dukungan dana desa, sementara Koperasi Merah Putih memiliki fleksibilitas untuk mengakses pembiayaan perbankan.
Margono menjelaskan, Koperasi Merah Putih di desa tersebut bahkan berhasil mendapatkan akses pinjaman perbankan untuk modal usaha hingga mencapai Rp 3 miliar. Angka ini dinilai signifikan untuk membiayai unit usaha yang berskala lebih besar dan kompetitif di wilayah Sepaku, yang juga merupakan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Optimalisasi Potensi Wilayah
Melalui kolaborasi ini, setiap potensi yang ada di desa dapat dioptimalkan secara lebih profesional. Pemerintah Kabupaten PPU kini terus mendorong agar desa-desa lain di wilayahnya mengikuti jejak Desa Telemow dengan menyesuaikan unit usaha berdasarkan potensi lokal masing-masing.
Pertumbuhan ekonomi warga diharapkan dapat terakselerasi seiring dengan meningkatnya Pendapatan Asli Desa (PADes). "Kami melihat ini sebagai langkah konkret untuk memutus ketergantungan desa pada bantuan pemerintah pusat semata, sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," tambah Margono.
Upaya ini menjadi bagian dari visi besar pemda untuk memperkuat sektor riil di tingkat bawah, memastikan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah masifnya pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur.
#EkonomiDesa #PenajamPaserUtara #Bumdes #KoperasiMerahPutih #IKN
