Pemetaan Lahan Koperasi Desa Merah Putih Capai 47.529 Titik Secara Nasional
Jakarta – Program Pemetaan Lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan data Dashboard Pemetaan Lahan per 28 Januari 2026, total pemetaan lahan secara nasional telah mencapai 47.529 titik, dengan luas lahan terpetakan sebesar 7.807 hektare.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 24.505 titik lahan telah terverifikasi, sementara 27.191 titik tercatat sebagai lokasi pembangunan bangunan fisik per 20 Januari 2026. Capaian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat basis ekonomi desa melalui koperasi berbasis aset dan lahan produktif.
Perkembangan Pemetaan Terus Meningkat
Grafik perkembangan harian menunjukkan tren kenaikan konsisten sejak Oktober 2025 hingga akhir Januari 2026. Pemetaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur di seluruh wilayah Indonesia, melibatkan satuan tugas (Satgas) dan koordinator wilayah (Korwil).
Secara nasional, total aset yang berhasil dipetakan mencakup 83.762 desa dan kelurahan, dengan tingkat ketercapaian nasional sebesar 56,74 persen.
Kontribusi Satgas Wilayah
Berdasarkan ringkasan per Satgas, kontribusi pemetaan lahan menunjukkan variasi antarwilayah:
-
Satgas Wilayah 4 mencatat kontribusi tertinggi dengan 76,91 persen, dari 13.818 desa/kelurahan.
-
Satgas Wilayah 1 mencapai 66,15 persen dari 16.253 desa/kelurahan.
-
Satgas Wilayah 2 berada di angka 54,69 persen, mencakup 31.514 desa/kelurahan.
-
Satgas Wilayah 3 mencatat 40,20 persen dari 22.177 desa/kelurahan.
Data ini menunjukkan bahwa efektivitas pemetaan sangat dipengaruhi oleh karakteristik wilayah serta kesiapan data di tingkat lokal.
Kinerja Korwil: Jawa Timur dan Jawa Tengah Menonjol
Jika dilihat dari kinerja Korwil, Korwil 7 (wilayah Jawa Timur) menjadi yang tertinggi dengan tingkat pemetaan 85,63 persen, mencakup 7.273 aset dari 8.494 desa/kelurahan. Disusul oleh:
-
Korwil 6 (Jawa Tengah): 80,03 persen
-
Korwil 5 (Jawa Barat & DKI Jakarta): 70,32 persen
-
Korwil 3 (Riau dan sekitarnya): 69,75 persen
Sementara itu, Korwil 12 yang mencakup wilayah Papua dan sekitarnya masih berada pada tahap awal dengan capaian 18,38 persen, mencerminkan tantangan geografis dan aksesibilitas data.
Provinsi dengan Pemetaan Tertinggi
Pada tingkat provinsi, Nusa Tenggara Barat menjadi daerah dengan persentase pemetaan tertinggi secara nasional, yakni 86,45 persen, diikuti oleh:
-
Kepulauan Bangka Belitung: 86,26 persen
-
Jawa Timur: 85,63 persen
-
Riau: 83,40 persen
-
Jawa Tengah: 80,03 persen
Sebaliknya, beberapa provinsi di wilayah timur Indonesia masih mencatat capaian di bawah rata-rata nasional, seperti Papua Pegunungan (5,71 persen), Papua Selatan (8,99 persen), dan Papua Barat (17,23 persen).
Fondasi Data untuk Penguatan Ekonomi Desa
Pemetaan lahan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi fondasi penting dalam pengembangan koperasi berbasis aset. Data ini akan digunakan sebagai dasar perencanaan pembangunan, penguatan usaha produktif desa, serta penyaluran program pemberdayaan ekonomi secara lebih tepat sasaran.
Dengan pemutakhiran data yang terus berjalan, pemerintah menargetkan percepatan pemetaan secara menyeluruh agar seluruh desa dan kelurahan dapat segera terintegrasi dalam ekosistem Koperasi Desa Merah Putih.
