Pemprov Lampung Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan Gerai dan Pergudangan Koperasi Desa Merah Putih



 

Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mendorong penguatan sinergi lintas pemerintah kabupaten/kota dalam mempercepat pendataan lahan serta pembangunan fisik gerai dan pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Upaya tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pendataan Lahan dan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, serta Kelengkapan KDKMP yang digelar secara virtual dari Ruang Utama Kantor Gubernur Lampung, Kamis (8/1/2026).

Rapat dipimpin Gubernur Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Dalam sambutan yang dibacakannya, Gubernur menilai forum koordinasi tersebut penting untuk menyamakan persepsi, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah percepatan pembangunan secara terukur.

Ia menekankan bahwa pendataan lahan yang akurat menjadi fondasi utama dalam menjamin tertib administrasi, kepastian hukum, serta keberlanjutan pembangunan gerai dan pergudangan koperasi.

“Pembangunan fisik yang tepat sasaran dan kelengkapan koperasi merupakan kunci keberhasilan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Lampung,” ujar Marindo.

Gubernur juga mengingatkan bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai pilar penguatan ekonomi rakyat, ketahanan pangan, serta kemandirian bangsa. Karena itu, pembangunan ekonomi nasional harus dimulai dari desa.

Sebagai daerah penyangga pangan nasional dan simpul distribusi wilayah Sumatera, Lampung dinilai memiliki peran strategis. Keberhasilan Koperasi Merah Putih di daerah ini diharapkan berkontribusi langsung terhadap stabilitas ekonomi daerah dan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengapresiasi terbentuknya 2.650 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Lampung. Capaian tersebut dinilai sebagai modal awal untuk memperkuat tata kelola koperasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Danang Suryo Wibowo menegaskan bahwa program Koperasi Merah Putih merupakan prioritas nasional yang membutuhkan dukungan seluruh pihak.

Ia menyebutkan, hingga 31 Maret 2026, pembangunan gerai-gerai Koperasi Merah Putih ditargetkan rampung. “Seluruh elemen harus bergerak bersama agar program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kapoksahli Pangdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Sriyanto. Ia menyatakan bahwa hingga Termin I, sebanyak 1.066 unit Koperasi Merah Putih di wilayah Lampung telah diterima dan dilaporkan progresnya.

Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan langkah tindak lanjut yang konkret, sehingga percepatan pendataan lahan serta pembangunan fisik gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih dapat berjalan sesuai target.
(Dinas Kominfotik Provinsi Lampung)